Rabu, 31 Maret 2010
Pacaran Anak Muda Masa Kini
Kamis, 18 Maret 2010
Disekitar Kita
Disekitar kita?? Di blog ini saya akan membahas yang ada disekitar kita dan hubungan manusisa dengan yang lan dan bukan hanya hubungan dengan manusia yang lain. jelas sekali kita sebagai manusia itu saling ketergantungan dan berhubungan antara satu sama lain.
jika kita perhatikan satu satu. memang sebenarnya apa hubungan manusia dengan tumbuhan?? kita dapat bernafas dan menghirup oksigen itu dari tumbuhan. tapi itu hanya berlaku untuk disiang hari saja. karena pada malam hari kita justru berebut oksigen dengan tumbuhan.
Hbungan manusia dengan alam bisa dibuktikan berdasarkan pada Suran Ar-Rahman ayat 14.
خلق الإنسان من صلصال كالفخار
"Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar." (QS. Ar-Rahman: 14).
ini bisa kita jadikan sebagai bukti bahwa kita saling ketergantungan dengan alam yang ada di sekitar kita.
bahkan dengan hewanpun manusia juga sering membutuhkannya.
sebagai contoh ada hewan yang sanga membantu disaat penyelidikan oleh polisi untuk melacak jejak kasus yang ada. ini dikarenakan indra hewan tersebut yang sangat tajam.
jika hubungan antara manusia dengan manusia bisa kita lihat dari keseharian saja. dengan masalah hidup yang ada tentu kita tidak dapat menanggung semua beban ini. kita butuh orang lain yang dapat membantu dan mendampingi kita disaat kita kesulitan. kita sebagai manusia butuh untuk saling berbagi atau sharing kepada yang lain untuk mendapatkan solusi dari suatu masalah yang ada.
dari sini kita dapat ambil kesimpulan kita ini sebagai manusia yang paling sempurna namun tdiak sesempurna yang kita bayangkan dan ternyata banyak kekurangan dari kita. kita masih saling ketergantungan dengan apa yang ada di alam sekitar kita.
Kamis, 11 Maret 2010
Adat Pernikahan Betawi
Selama ini pakah kalian pernah lihat pernikahan orang betawi?? Kalau yang saya perhatikan adat atau kebiasaan yang mereka pakai di upacara pernikahan itu cukup unik. Apalagi kalau sudah melhiat properti yang melengkapinya, contohnya ROTI BUAYA. Roti buaya memang selalu ada di pernikahan orang betawi. Sebenarnya apa sih arti dari roti buaya itu dalam pernikahan orang betawi?? Roti buaya ini memang sudah umum buat pernikahan mereka. Padahal selama ini sepengatuhan kita buaya itu suka kita jadikan sebagai sebutan untuk pria yang suka mempermainkan hati wanita atau biasa diebut 'Playboy'. Ternyata arti roti buaya sebenarnya itu sangat berbeda, ini meupakan harapan atau simbol agar sepasang mempelai selalu saling setia dan selalu bersama kemanapun mereka pergi, karena Buaya itu binatang yang sangat setia dengan pasangannya, dan pada masa 'kawinnya' buaya selalu pergi kemanapun bersama pasangannya. Ternyata arti buaya yang sebenarnya berbeda sekali dengan yang kita ketahui.
Ada lagi prosesi yang menurut saya cukup unik. Prosesi ini biasa disebut 'malam pacar'. Pada prosesi ini mempelai memakaikan kutek merah pada pasangannya. Dan biasanya sebelum ke rumah mempelai wanita, sang pria pergi berkendaraan menggunakan andong dan di rumah mempelai wanita, pria disambut dengan petasan untuk memeriahkannya. Di zaman sekarang ini memang sudah jarang yang menggunakan adat ini. Sudah banyak orang yang melaksanakan pernikahan di gedung - gedung. Mungkin yang masih menggunakan adat betawi aslinya adalah orang betawi asli itu sendiri. Sungguh unik bukan adat dan kebiasaan pernikahan mereka?
Selasa, 02 Maret 2010
kepribadian yang bagaimana??
udah lama juga sya ga posting blog lagi.. dan harap maklum, anak jaman sekarang posting kalo ada tugas.hhoho..
sebenernya nih judul rada ga nyambung juga sih sama tulisannya. untuk posting yang ini guw mau membahas sedikit tentang kepribadian atau sifat guw bagaimana. bingung juga sih mau bikin tulisan kaya gimana, ntar ketauan dong sifat - sifat negative yang gua punya?? kan ga bagus juga.hhoho..
buat pertama - tama perkenalankan diri dulu deh.. kalo nama guw Windy Purnama Sari dan guw anak pertama. kalo udah dibilang anak pertama pasti udah pada bisa nebak - nebak dong gimana sifat guw??
dan kalo dari pendapat guw sendiri sih,, sifat guw itu salah satunya berpikir dewasa. emang pada umunya juga sih anak pertama selalu lebih dewasa, mungkin itu juga ada pengaruh dari didikan orang tua yang bagaimana. kalo dari kecil guw emang dibebasin buat ngambil keputusan sendiri. dari tujuan sekolah dimana semua keputusan sendiri, tapi ini bukan berarti guw seenaknya juga. niat orang tua cuma ngajarin supaya guw bisa ngambil keputusan yang bagus dan bisa berpikir dewasa ke depan. setiap ngambil keputusan juga guw liat sikon keluarga gimana.
terus sifat yang kedua adalah sifat pendiem guw. untuk awal - awal pasti guw keliatan bawel di lingkungan yang baru, padahal kalo udah lama berdiam di lingkungan itu, guw bisa jadi orang yang pendiem. apalagi kalo udah ga suka sama lingkungannya, guw bisa jadi orang yang bener - bener pendiem. sedangkan guw butuh waktu berbulan - bulan untuk kenal dan tau sifat orang. jadi kalo guw langsung tiba - tiba diem, udah pasti guw ga suka sama lingkungan sekitar.
dan selanjutnya adalah sifat guw yang cuek. kalo ini emang udah bawaan sih. guw jarang banget peduli ama penampilan guw sendiri. tapi kalo untuk berteman malah kebalikannya loh. *pd gitu.. kalo sama temen guw bener - bener care, ga tegaan, rajin menolong juga.hhoho..
nah kalo menurut orang tua sendiri sih, guw ini salah satu orang yang punya kemauan keras. jadi kalo guw uda suka sama suatu benda atau punya kenginan sesuatu, guw kadang suka maksain kehendak. *parah juga sih.. dan kalo kata nyokap, misalkan kemauan guw ga diturutin, guw bisa ngambek tiba - tiba, malah sampai ngediemin itu orang. aduh jadi kebongkar semua kan sifat guw yang buruk - buruk.hmmm..
tapi guw ini punya sifat penyanyang loh!hhoho.. sayang banget sama keluarga. segini aja deh penjabaran tentang diri guw.. jadi ketauan deh yang buruk - buruknya..
Rabu, 30 Desember 2009
Peran Keluarga
Upacara Ngaben di Bali
Ngaben adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan di Bali, khususnya oleh yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Di dalam Panca Yadnya, upacara ini termasuk dalam Pitra Yadnya, yaitu upacara yang ditujukan untuk roh lelulur. Makna upacara Ngaben pada intinya adalah untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa.
Upacara Ngaben biasanya dilaksanakan oleh keluarga sanak saudara dari orang yang meninggal, sebagai wujud rasa hormat seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam sekali upacara ini biasanya menghabiskan dana 15 juta s/d 20 juta rupiah. Upacara ini biasanya dilakukan dengan semarak, tidak ada isak tangis, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya.
Hari pelaksanaan Ngaben ditentukan dengan mencari hari baik yang biasanya ditentukan oleh Pedanda. Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan keluarga dibantu oleh masyarakat akan membuat “Bade dan Lembu” yang sangat megah terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade dan Lembu” ini merupakan tempat mayat yang akan dilaksanakan Ngaben.
Pagi hari ketika upacara ini dilaksanakan, keluarga dan sanak saudara serta masyarakat akan berkumpul mempersiapkan upacara. Mayat akan dibersihkan atau yang biasa disebut “Nyiramin” oleh masyarakat dan keluarga, “Nyiramin” ini dipimpin oleh orang yang dianggap paling tua didalam masyarakat. Setelah itu mayat akan dipakaikan pakaian adat Bali seperti layaknya orang yang masih hidup. Sebelum acara puncak dilaksanakan, seluruh keluarga akan memberikan penghormatan terakhir dan memberikan doa semoga arwah yang diupacarai memperoleh tempat yang baik. Setelah semuanya siap, maka mayat akan ditempatkan di “Bade” untuk diusung beramai-ramai ke kuburan tempat upacara Ngaben, diiringi dengan “gamelan”, “kidung suci”, dan diikuti seluruh keluarga dan masyarakat, di depan “Bade” terdapat kain putih yang panjang yang bermakna sebagai pembuka jalan sang arwah menuju tempat asalnya. Di setiap pertigaan atau perempatan maka “Bade” akan diputar sebanyak 3 kali. Sesampainya di kuburan, upacara Ngaben dilaksanakan dengan meletakkan mayat di “Lembu” yang telah disiapkan diawali dengan upacara-upacara lainnya dan doa mantra dari Ida Pedanda, kemudian “Lembu” dibakar sampai menjadi Abu. Abu ini kemudian dibuang ke Laut atau sungai yang dianggap suci.
Setelah upacara ini, keluarga dapat tenang mendoakan leluhur dari tempat suci dan pura masing-masing. Inilah yang menyebabkan ikatan keluarga di Bali sangat kuat, karena mereka selalu ingat dan menghormati lelulur dan juga orang tuanya. Terdapat kepercayaan bahwa roh leluhur yang mengalami reinkarnasi akan kembali dalam lingkaran keluarga lagi, jadi biasanya seorang cucu merupakan reinkarnasi dari orang tuanya.
dikutip dari http://ankerzone.wordpress.com
Mobil mewah untuk menteri

Opini bermunculan terkait pemberian jatah mobil dinas Toyota Crown Royal Saloon bagi para menteri. Sebagian besar pendapat itu bernada miring. Salah satunya meluncur dari bibir Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif.
Ketika ditemui di Jakarta, Selasa (29/12), Maarif menyatakan, seharusnya pejabat berani berkorban untuk tidak menggunakan mobil mewah. Jika mereka menerima kendaraan itu, sama saja tidak peka terhadap rakyat. Apalagi sebagian besar masyarakat sedang dalam keprihatinan akibat krisis.
Anggota masyarakat pun menyampaikan pendapat serupa. Tak masalah menteri mendapat fasilitas untuk menunjang profesi mereka. Namun kalau berlebihan, akan melukai hati rakyat.
Ketika disinggung soal pemakaian mobil mewah itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta menjawab dengan tersipu. Meski berterima kasih, Hatta menilai interior mobil kali ini lebih sempit.
Apakah sudah benar keputusan yang dibuat pemerintah? Sebagai perbandingan, di Malaysia yang kondisi perekonomiannya lebih baik dari Indonesia, memberikan mobil dinas Mercedes Benz tipe 280 kepada para menterinya. Harga mobil tersebut berkisar Rp 750 juta, atau lebih murah dari kendaraan menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II senilai Rp 1,3 miliar. Jika dibandingkan di India juga samal. Harga mobil mewah di India sekitar seperempatnya harga dari mobil menteri di Indonesia.